BERBISNIS DENGAN JURUS LANGIT

Fokus! Ciptakan Impian Jadi Kenyataan

Oleh : Hadi Azis Pratama

Co-Founder Amazing Group, Ketua Yayasan Cinta Quran Global

         Hai Amazing People! Tentu dong di antara kita pasti dari kecil punya impian tertentu yang jika kita mencapainya maka akan membuat kita dan orang tua kita bahagia. Impian itulah yang menjadikan dorongan besar bagi kita agar kita menjadi pribadi yang bermanfaat ketika di dunia. Nah pertanyaannya apa sih definisi Impian itu? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Impian adalah sesuatu hal menantang yang ingin kita capai. Hampir sama juga definisi Impian ini menurut ilmu psikologi dan manajemen pengembangan diri yang artinya adalah sebuah keinginan atau hasrat atau cita-cita yang ingin kita capai agar membuat hidup kita Bahagia.

         Sangat disayangkan jika kita hidup tidak memiliki Impian dalam diri, karena Impian itulah yang akan membawa kita pada satu keadaan yang dapat bermanfaat bagi orang sekitar kita. Sebagai muslim dengan kita memiliki Impian tentunya akan membuat hidup kita semakin hidup, karena dalam ajaran Islam memiliki Impian atau di awal tadi disebut cita-cita adalah bagian dari ibadah yang dapat kita berikan manfaatnya bagi orang lain. Patut digarisbawahi untuk diri kita sebagai muslim adalah landasan kuat memiliki Impian atau cita-cita besar adalah untuk memberikan manfaat bagi orang banyak, bukan untuk memperkaya diri tanpa mempedulikan kepentingan orang lain. Seperti tercantum dalam hadits masyur dari Baginda Rasulullah SAW : “Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni).

         Amazing People, selain kita akan menjadi pribadi bermanfaat, jika kita memiliki Impian ada banyak manfaat positif yang bisa kita rasakan. Manfaat positif atau dampak positif tersebut saya akan coba rangkum menjadi empat hal :

1) Impian akan Memberikan Arah yang Jelas

          Saya akan contohkan pentingnya pentingnya sebuah Impian, bahwa Impian ini akan menjadi petunjuk arah yang jelas. Misal kita mengemudikan mobil dengan membawa penumpang, yaitu teman-teman kita. Pasti mereka akan menanyakan “antum mau ngajak kita-kita ini ke mana bro?” jika kita sebagai pengemudi gak tahu arah tujuannya ke mana pasti akan menjawab ini : “ah, gimana nanti” atau “ane juga gak tahu bro, bingung?” terus tanggapan teman Anda pasti akan menimpali “ah antum ini gimana ngajak kita tapi gak tahu mau ke mana”. Pasti gak enak kan jika kita gak jelas arah tujuannya. Sebaliknya, ketika kita memiliki Impian tentunya kita akan tahu arah tujuan akhir kita mau ke mana.

2) Impian akan Menggairahkan Hidup

          Sudah barang tentu, orang yang memiliki Impian dengan yang tidak akan terlihat bedanya. Bagi orang yang memiliki Impian hidupnya bergairah. Ibaratnya dia akan berupaya menjaga semangatnya karena sudah jelas ada tujuan Impian yang telah tergambar di depan mata. Sebagai contoh seseorang yang memiliki Impian ingin rutin bersedekah tiap bulannya sejumlah Rp 10juta pasti akan beda semangat menjemput rezekinya dengan orang yang sekedar kerja tidak memiliki Impian bersedekah sekian dan sekian. Impian itulah yang menjadi dorongan kuat bagi dirinya untuk terus berimprovisasi tidak kenal menyerah merealisasikan Impiannya.

3) Impian Menentukan Prioritas

            Jika kita sudah menetapkan sebuah Impian, sudah pasti segala aktivitas dan kegiatannya untuk mendukung terwujudnya Impian tersebut. Dia akan fokus menjalankan cara-cara maupun berstrategi bagaimana agar Impian yang dia inginkan tercapai. Dia akan belajar cara-cara baru dan inovatif agar Impiannya dapat terwujud. Selalu dia tempatkan prioritas utama sebagai sesuatu yang mendukung terwujudnya Impiannya.

4) Impian Menetapkan Indikator.

            Tidak bisa dipungkiri agar kita bisa menilai Impian tersebut berhasil atau tidak tentunya harus punya indikator tertentu. Misal bagi yang ingin menjadi pengusaha yang bersedekah Milyaran tentunya indikator tersebut akan dia jadikan patokan utamanya. Sama seperti yang dilakukan Sultan Muhammad Al Fatih yang menetapkan indikator bahwa beliau dan bersama pasukannyalah yang akan menaklukan Konstantinopel. Dan benar saja ketika indikator tersebut ditetapkan, beliau sekuat tenaga memperjuangkannya.

            Lantas, saat kita sudah menyadarinya bahwa ternyata Impian itu luar biasa manfaatnya, gak mungkin dong kita malah tetap bersikukuh gak mau memiliki Impian? Rugi banget bro! hehehe. Lalu jika kita sudah tahu manfaatnya dan kita mau menjemput Impian-impian kita, caranya bagaimana? Tenang, saya akan paparkan langkahnya dari berbagai sumber yang saya dapat kemudian saya coba rangkum menjadi empat langkah mudahnya dengan Jurus 4-KAN :

1) Tulis-kan

             Menuliskan Impian bisa berarti juga menuliskan doa serta juga harapan kita. Maka dari itu selalu tuliskan Impian ataupun cita-cita yang positif yang kita tuliskan agar terkabul menjadi sesuatu yang positif. Tentang menuliskan atau istilah berprasangka positif ini akan berdampak Amazing bagi diri kita seperti sudah berabad lalu disampaikan oleh Rasulullah Muhammad SAW yang bunyinya : “Aku sesuai prasangka hamba-Ku…” (HR. Bukhari dan Muslim). Selain itu menuliskan Impian juga berarti kita merencakan kehidupan kita agar positif dan lebih baik.

2) Cerita-kan

             Setelah kita tuliskan, lakukan langkah kedua, yaitu Cerita-kan. Ceritakan di sini maksudnya adalah memberitahukan Impian kita kepada orang yang tepat dan akan mendukung terwujudnya Impian kita, bukan “dihambur” di media sosial dengan maksud biar “Pansos” (Panjat Sosial). Orang yang tepat yang dapat menampung Impian kita ini misalnya kepada musyrif atau murabbi kita (guru ngaji kita), atau guru kehidupan kita, atau bisa juga sahabat kita yang satu frekuensi dengan kita. Siapa tahu bersama merekalah bisa berkolaborasi atau membantu Impian kita dapat terwujud.

3) Menej-kan

               Di Langkah ketiga ini kita tantang diri kita agar bisa mengelola diri dan aktivitas kita yang dapat mendukung tercapainya Impian atau cita-cita kita. Dengan mengelola diri dan aktivitas ini, tentu kita akan menetapkan prioritas kegiatan yang langsung mendukung terwujudnya Impian. Kita akan menjauhi ajakan orang yang akan menjauhkan kita dari jalan Impian kita.

4) Titip-kan

               Titip-kan di sini maksudnya adalah titip dalam doa kita maupun kita “titip” kepada teman atau sahabat atau guru kita agar ikut tembus langit permohonan kita tersebut sehingga Allah SWT akan pantaskan diri kita mencapai Impian kita. Jangan lelah berdoa, karena bagi seorang muslim juga mukmin, doa adalah senjata andalan orang beriman (mukmin). Seperti yang tercantum dalam hadits berikut : “Doa adalah senjata orang mukmin” (HR. Abu Ya’la). Terus berdoa, karena kita sebagia hamba yang sudah pasti lemah, masih membutuhkan uluran pertolongan Allah SWT. Dengan doalah pertolongan itu akan datang kepada kita.

               Itulah tadi manfaat positif sebuah Impian dan begitu pentingnya kita sebagai muslim memiliki Impian yang Amazing! Karena ummat masih perlu bantuan kita, sandingkan Impian kita dengan maksud agar banyak orang atau ummat yang terbantu jika Impian kita tercapai. Amazing People, beranilah bermimpi. Karena dari Impian Andalah siapa tahu menjadi pilar pendukung tegaknya peradaban Islam yang mulia di akhir zaman nanti. (HAP)

Dapatkan buku Find The Amazing You dengan klik link ini : Klik

Mau ikutan giveaway berhadiah buku Find The Amazing You? Klik link berikut ini : Klik

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top