Marketing Business Plan Icon Word Concept

DOSA BESAR PENGUSAHA PEMULA

Biasanya awal-awal membangun bisnis memiliki semangat menggebu, tak jarang yang akhirnya banyak bisnis yang jatuh karena di awal tidak memiliki ilmu yang mumpuni untuk mengembangkan bisnis. Karena hanya modal semangat yang terjadi malah grusak-grusuk ketika menjalankan bisnisnya. Begitulah lika-liku yang terjadi di kalangan pengusaha pemula. Dalam tulisan ini saya akan coba paparkan dosa-dosa besar bagi pengusaha pemula, agar tidak terjebak euforio di awal mula menjalankan bisnis.

  1. Bisnis Asal Jalan

Dalam fase awalan membangun bisnis, penting bisnis yang dibangun itu direncanakan sebagai bisnis yang akan memberikan solusi apa? Jangan karena kesan biar keren saja, karena asal keren saja tidak akan bisa menyelesaikan masalah dari konsumen. Tidak selalu juga bisnis itu main jalan tanpa perencanaan nanti mau sebesar apa profitnya, mau seberapa banyak produknya terjual, dan lain sebagainya. Begitu juga jangan terlalu banyak rencana, namun tidak jalan-jalan akhirnya tidak punya bisnis terus. Mulailah dari targetan yang kecil dan perlahan kita kembangkan bisnisnya.

  1. Ikutan Tren Sesaat

Masih ingat dulu ada yang dagang batu akik, bunga anturium, es kepal milo, capucino cincau? Nah itu pelajaran buat kita semua bahwa bisnis tidak melulu di sana bikin bisnis yang laku, kemudian kita ikut-ikutan tren. Berbicara menjalankan bisnis tidak seperti lari sprint, haruslah berlari seperti lari marathon, harus memiliki tenaga dan nafas yang panjang. Tips mudahnya agar bisnis kita tidak mudah ikutan tren, jadikan solusi dan potensi kita gabungkan sehingga menjadi bisnis yang untung dan berlimpah berkah. Mengawali bisnis dari melihat masalah yang dialami calon konsumen kemudian digabungkan dengan kekuatan/potensi yang kita miliki, maka akan menjadi bisnis yang terus besar dan berkembang.

  1. Mudah Percaya Orang

Nah ini, ciri orang Indonesia kebanyakan mudah percaya dengan bujuk rayu orang. Terkadang juga dengan mudahnya menyerahkan tanggung jawab pengelolaan uang kepada orang yang belum lama bekerja dengan kita. Sering terjadi dari hal seperti ini, banyak pengusaha akhirnya tertipu karena uang hasil bisnisnya dibawa lari orang lain. Tidak hanya itu, seringkali jika kita melakukan kerjasama bisnis dengan orang tidak menggunakan surat kesepakatan kerjasama yang berimbas pada kepentingan kita yang sering dilanggar pihak luar.

  1. Maunya Serba Instan

Tidak heran jualan mie instan di Indonesia mudah laku dan diterima. Karena dalam era sekarang yang serba digital dan menggunakan teknologi, orang-orang di Indonesia maunya cepat dan instan. Hati-hati juga dengan yang namanya tergesa-gesa itu lebih dekat kepada syaithon. Bersegera itu dianjurkan, tapi tergesa-gesa tidak boleh. Banyak juga yang terjadi di lapangan, pengusaha ingin cepat membuka cabang bisnisnya padahal sistem di dalamnya belum siap. Maka tidak heran, banyak bisnis yang ingin instan cepat buka cabang tadi malah bangkrut dan hancur berantakan. Nikmati prosesnya, karena sesuatu yang tiba-tiba cepat menjulang naik, hati-hati dia akan cepat juga turunnya.

  1. Banyak Gaya

Di poin ini, banyak menjangkiti pengusaha pemula yang baru 1-2 tahun menjalankan bisnis. Belum apa-apa dia langsung kredit leasing mobil, padahal balik modal bisnispun sebenarnya belum. Mentang-mentang punya title baru sebagai pengusaha, bela-belain kredit barang yang bisa menaikan gengsi dia sebagai pengusaha. Lebih baik kaya beneran, daripada terlihat kaya.

  1. Mudah Cari Utangan

Kebanyakana di benak pengusaha pemula agar mudah dapat uang tunai yang besar selalu melihat cari utangan sebagai pilihan. Kebanyakan tidak melihat ke dalam terkait cash flow bisnisnya, belum apa-apa main hajar cari sebanyak-banyaknya utangan. Lama-lama bisnisnya tidak bisa meng-cover, akhirnya kolaps, bangkrut. Untuk menghindari kejadian ini dalam mindset pengusaha harus dimunculkan gunakan sumber daya yang ada dan masih bisa dimanfaatkan di sekitarnya.

  1. Nihil Berjejaring

Dunia bisnis pasti tidak lepas dengan namanya berjejaring, namun tidak sedikit pengusaha yang malas berjejaring. Padahal itulah kunci bisnis akan berkembang dari berjejaring. Mungkin karena sibuk mengurusi produksi sehingga tidak sempat berjejaring. Sebenarnya forum-forum meluaskan jejaring di era internet sekarang mudah dan banyak berhamburan di luar sana. Tinggal kitanya saja mau memilih forum seperti apa untuk memperkuat jejaring bisnis kita. Karena dengan luasnya jejaring bisnis kita akan mudah memperluas pasar target konsumennya.

  1. Buta Laporan Keuangan

Di awal membangun bisnis banyak pengusaha yang malas mempelajari cara membaca laporan keuangan. Padahal berbicara laporan keuangan dalam bisnis, hal ini merupakan bagian yang sangat penting dalam tubuh bisnis yang dijalani. Jika pengusaha tidak mampu membaca neraca keuangan, maka keputusan-keputusan bisnis akan selalu berdasarkan asumsi, tidak berdasarkan data matang. Jika dibiarkan terus maka akan membahayakan bisnis yang dia bangun.

Bagaimana teman-teman semuanya dapat insight dari tulisan ini? Masih mau terjebak dengan dosa-dosa besar pengusaha pemula? Tidak mau kan? Yuk mulai sekarang kita terus belajar dan praktik atas ilmu bisnis yang telah kita pelajari.

 

Dapatkan buku Find The Amazing You dengan klik link ini : Klik

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top