level pengusaha

EMPAT LEVEL PENGUSAHA

Ketika awal saya membangun bisnis sekitar satu dasawarsa silam, saya membaca sebuah tulisan yang menyebutkan bahwa menjadi pengusaha pun ada jenjang dan tahapannya. Sama seperti kita menjalani kehidupan ini tentunya harus melewati tahapan normal mulai dari usia anak-anak, pemuda hingga dewasa. Pola pikir dan mental pengusaha pun ada jenjang dan tahapannya. Berikut ini ada empat tahapan pengusaha yang harus kita jalani agar bisnis yang kita bangun terus memberikan manfaat dan keberkahan bagi orang sekitar kita.

 

  1. Operator

Dalam level ini, pengusaha masih melakukan semua pekerjaan sendiri. Mulai dari buka pintu kantor, membersihkan ruangan kantor, menyiapkan produk, memasarkan, mengantarkan barang hingga mengunci ruang kantor lagi. Bahkan ada anekdot lucu untuk pengusaha level ini disebut Chief Everything Officer alias CEO.

Bagi pengusaha di level ini harus sering-sering mengunjungi atau berdiskusi dengan pengusaha yang lebih senior dari dirinya hingga banyak berdoa dan mohon ampun kepada Alloh SWT agar senantiasa diberikan energi tanpa batas dalam menjalankan bisnisnya.

 

  1. Manager

Pengusaha level ini sudah mulai memiliki karyawan yang membantu dirinya dalam menjalankan bisnisnya. Jadi semua aktivitas harian bisnisnya tidak melulu dilakukan dirinya. Dia sudah mulai berbagi pekerjaan bisnisnya sehingga secara perlahan beberapa aktivitas teknis mulai bisa dia tinggalkan.

Pengusaha di level ini harus mulai berpikir mengembangkan dan mendidik timnya agar nantinya bisa menopang pengembangan bisnisnya. Karena berbicara bisnis yang terus tumbuh, mau tidak mau wajib mengembangkan SDM-nya.

 

  1. Entrepreneur

Pengusaha yang sudah berada di level entrepreneur sudah mulai memiliki waktu lebih banyak untuk berpikir pengembangan hingga membuka cabang bagi bisnisnya. Pengusaha di level ini sudah mulai memiliki minimal beberapa manager dan general manager yang siap membantu dirinya dalam memastikan roda operasional bisnis terus berjalan dan tumbuh tanpa harus ada kehadiran si pengusaha.

Pengusaha level entrepreneur harus sudah mulai memikirkan bagaimana menjadikan bisnisnya ini sebagai legacy yang akan dia tinggalkan sebagai bekal amal jariyyah bagi dirinya. Pengusaha level entrepreneur mulai memiliki lebih banyak waktu untuk bisa berbagi dengan pengusaha-pengusaha yang secara level berada di bawahnya. Pengusaha level ini pun mulai berpikir memperbanyak aktivitas sosial sebagai bentuk aktualisasi fitrah keimanannya untuk senantiasa terus berbagi kepada sesama.

 

  1. Investor

Pengusaha level investor, selain dia juga adalah seorang pengusaha, dia juga mulai memiliki kesempatan menginvestasikan ke bisnis-bisnis temannya atau murid bisnisnya sehingga dia bisa memutarkan profit pribadinya agar bisa diputarkan ke sektor riil. Di level ini si pengusaha mulai menjaga aset hingga mengembangkannya sebagai bentuk proteksi juga bagi diri dan bisnisnya. Sehingga saat ada hal yang di luar kendalinya, si pengusaha ini sudah siap dengan simpanan asetnya demi mempertahankan dan memanjangkan usia bisnisnya.

 

Setelah membaca keempat level pengusaha tadi, silakan kita sama-sama menilai sudah berada di level manakah kita yang sedang menjalani bisnis ini. Bukan soal tinggi atau rendahnya level kita sebagai pengusaha, tapi seberapa berkomitmen kita untuk terus mengembangkan kapasitas diri dan bisnis kita sehingga hasil dari bisnis kita bisa terus memberikan manfaat bagi orang sekitar.

 

Wallahu’alam bi shawab.

 

Dapatkan buku Find The Amazing You dengan klik link ini : Klik

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top