IDUL FITRI TELAH TIBA, SAATNYA KONTRIBUSI BARU, BUKAN BAJU BARU

Tulisan ini saya buat beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H sambil menjalankan itikaf sambal melihat fenomena keumumuman di luar sana dan kerapkali terjadi menjelang Idul Fitri/Lebaran. Jika kita perhatikan di jalan-jalan menjelang berbuka dan kalo kita perhatikan di social media bahwa di mall-mall, pusat kuliner hingga perbelanjaan semakin ramai dengan orang yang tidak mau ketinggalan memborong semua belanjaan yang ada. Berlomba memenuhi tas belanjaan dengan baju-baju terbaru hingga asesoris terbaru. Pertanyaannya adalah apakah memang seperti itu harusnya kaum muslimin melepas kepergian Ramadhan?

Di penghujung Ramadhan ini seharusnya kita semakin merenung dan mengevaluasi diri sudah seberapa besar kontribusi kita untuk ummat di sekitar kita? Sudah seberapa kuat upaya kita memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik? Jika kita terus-terusan hanya memikirkan diri sendiri demi pemuasan nafsu apakah tega masih banyak saudara kita di luar sana yang untuk makan pun masih sangat kekurangan, masih banyak saudara kita yang sakit tidak kunjung sembuh, masih banyak saudara kita yang tidak mendapatkan pendidikan layak. Dan masih banyak lagi “PR” ummat di luar sana yang butuh uluran tangan kita, bukannya malah disambut dengan keegoisan kita.

Nah, mumpung kita masih diberikan kesempatan dan masih ada sisa beberapa hari di Ramadhan tahun ini, yuk kita tanamkan dalam pemahaman diri kita dengan melakukan kontribusi terbaik serta masif kepada ummat di luar sana. Karena kita yakin bahwa kita tidak tahu dari amalan apa Alloh SWT menerima dan ridho terhadap diri kita. Mari kuatkan tekad agar menjadi pribadi yang bermanfaat. Hidup di dunia hanya sekali, sangat disayangkan jika kita tidak memberi makna dan arti. Gencarkan amal baik kita dengan dakwah mengajak kebaikan, brutalkan sedekah kita dan ekstremkan semua peluang amal baik tidak boleh lepas dari tangan kita. Semoga dengan niatan diri kita bahwa di Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini kita berpikir memberikan kontribusi baru, bukan bernafsu mengoleksi baju baru akan menurunkan ridho dan kasih sayang Alloh SWT terhadap diri kita.

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni)

Wallahu ‘alam bii showab.

Dapatkan buku Find The Amazing You dengan klik link ini : Klik

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top