WIS POKOKE

Oleh : Hadi Azis Pratama

Muslimpreneur, Marketer dan Penulis Buku

                Belum lama beredar berita di internet yang mengabarkan bahwa beberapa maskapai penerbangan ada yang banting setir berdagang cakwe, ada lagi yang membuka layanan aqiqah, ada juga yang membuka paket resepsi pernikahan di atas pesawat sambil terbang mengudara.

                Belum lagi di bidang bisnis lain seperti beberapa restoran yang membuka penjualan produk kue dan cemilan take away, keripik, seblak instan hingga ada juga brand kuliner besar di Indonesia menjajakan produknya di pinggir jalan. Di level UKM ada yang tadinya bisnis tools seminar-seminar dan printing, kemudian di era pandemi ini merubah model bisnisnya menjadi groceries dan frozen food. Kuncinya adalah bagaimana agar bisnis yang dikelola ini mampu bertahan hidup dan menghidupi.

                Mental seorang pengusaha tentunya tidak akan mudah menyerah atau istilah jawanya “wis pokoke”, yang penting halal dan menghasilkan, sehingga bisnis yang ada bisa terus eksis dan bertahan. Seperti inspirasi di atas, ketika ada tantangan di bisnisnya yang mendera mereka, para petinggi di perusahaan tersebut tidak kehabisan akal. Terus berinovasi bagaimana agar potensi internal di dalam tubuh perusahaannya mampu menghadapi tantangan pandemi di depan mata yang entah belum terlihat kapan akan berakhir.

                Lalu, apa yang bisa kita lakukan agar mental “wis pokoke” ini bisa terus terhunjam dalam diri dan pikiran kita? Inspirasinya bisa kita lakukan tiga hal ini.

  1. Jeli terhadap peluang dan perubahan

                Kita dihadapkan pada kondisi yang sangat super dinamis, sehingga mata dan pikiran kita harus jeli terhadap peluang dan perubahan di sekitar kita. Pancarkan “radar” menangkap peluang di depan mata yang mampu menangkap perubahan dan peluang setiap saat, yang nantinya akan berdampak positif terhadap bisnis kita, sehingga bisnis kita akan dapat terselamatkan.

  1. Tangguh menghadapi tantangan

                Di masa super menantang ini dibutuhkan ketangguhan para pemimpin bisnis dan perusahaan juga timnya sehingga mereka bisa bersama-sama menghadapi tantangan bisnis yang senantiasa berubah dan menghadang di depan mata. Kita sebagai pemimpin bisnis dan perusahaan harus siap pada kondisi menyiapkan beberapa cadangan business plan yang akan siap diluncurkan sesuai dengan kondisi terkini dari tantangan dahsyat yang kini terjadi. Insyaa Allah kondisi ini akan melatih kita menjadi pengusaha dan pemimpin organisasi yang tangguh setelah tantangan pandemic ini berakhir.

  1. Tawakal dan berdoa

               Tidak hanya strategi dan ilmu bumi yang kita siapkan dan luncurkan untuk aksi penyelamatan bisnis kita. Sebagai muslim, tentu saja haruslah dibarengi dengan tawakal penuh serta doa tiada henti kepada Allah SWT. Karena kita makhluk yang lemah di hadapan-Nya, sudah sepatutnyalah hanya kepada Allah-lah kita meminta dan memohon ditunjukan jalan keluar dengan cara-Nya.

“Maka sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan, sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan” (QS. Al-Insyirah ayat 5-6)

“Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. At Taghabun: 11)

                 Semoga kita senantiasa diberi kekuatan tanpa batas oleh Allah SWT agar mampu menghadapi tantangan pandemi yang masih menghadang di depan kita. Wallahu’alam bishawab. (HAP).

Dapatkan buku Find The Amazing You dengan klik link ini : Klik

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top